Apa arti lebaran Yang sesungguhnya

by

Umat islam di seluruh dunia bolehlah berbahagia saat sudah sampai di hari lebaran setelah diuji selama sebulan penuh di bulan ramadhan, artinya sudah secara sah terlewati. Lelah payah yang dilakukan, Insya Allah diganti dengan kesucian dan ampunan. Setidaknya, begitulah janji Allah kepada manusia yang bertakwa. Jika kita ingat, pada saat menyambut momen lebaran itu semuanya pasti sibuk. Mall mall penuh dan sesak oleh mereka yang berburu diskon. Pasar ramai dengan orang orang yang mencari jajanan untuk keperluan dihari lebaran.

Tak terkecuali di jalanan, jalanan nampak berpacu dan bising dipenuhi pemudik yang merindukan kampung halaman. Semuanya digerakkan oleh rasa yang sama, rasa bangga bahwa kita telah disucikan kembali oleh Allah SWT melalui ramadhan. Pada saat itu, yang membeli baju merasa bahwa di hari lebaran nanti, tubuh yang suci haruslah dibalut dengan pakaian yang indah. Yang membeli jajanan punya maksud sendiri, mereka tidak mau mengecewakan tamu yang biasa hadir ke rumah dengan tradisi halal bihalal.

Yang mudik dan menyemuti jalanan pun punya alasan, mereka di berangkatkan oleh keinginan bertemu keluarga agar maaf memaafkan itu nyata dan tak sekedar kata kata. disisi yang lain ada yang mengklaim bahwa hal hal di atas tersebut tidak perlu dilakukan. Lebaran harus kembali pada kesucian nafas kita , yakni kesederhanaan. Yang lebih penting dari merayakan ialah merawat agar kebaikan , ketika dan pasca lebaran itu terus bersemai sepanjang hidup. Semua alasan diatas tadi adalah benar dan patut untuk diapresiasi. Sekarang kita beranjak ke pembahasan yang lain, yakni pembahasan mengenai apa arti dari lebaran itu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *