Hati Yang Merasa Cukup

by

Hati Yang Merasa Cukup

Ada sebuah cerita dari teman saya yang mana dulunya beliau selalu senang saat lebaran karena dapat THR, tapi entah kenapa hatinya selalu gelisah. Dan sekarang dia tahu apa yang membuatnya risau setelah mengalami musibah. Begini ceritanya… Aku 14 tahun jadi ibu kantoran, office hour, dan tentunya dapat THR. 2016 Brahma Demam, kejang. Aku trauma dan segera memutuskan kerja freelance dari rumah sekaligus menjadi ibu rumah tangga.. Lebaran 2017 adalah kali pertama aku tidak dapat THR.

Agak jetlag, tapi setelah dijalani cukup cukup saja.. Alhamdulillah, segala puji bagi Allah dalam setiap keadaan. Ternyata melewati lebaran tanpa THR, tanpa rencana mudik, tanpa beli beli kue kering mahal, justru membuat ramadhan menjadi lebih tentram. Ya setidaknya dengan dana terbatas, kita dikasih kesempatan untuk lebih fokus beribadah, gak repot mikirin ini itu, gak repot dalam pembagian alokasi dana THR buat apa saja, lha THR nya aja gak ada, wkwkwkwkk… Ternyata selain do’a “berilah kami kesehatan yang baik dan rejeki yang barokah”, do’a yang terpenting adalah “berilah kami hati yang tentram, hati yang merasa cukup atas segala rejekiMu”. Iya, hati yang merasa cukup. Dulu, repot dengan seragam baju lebaran sekeluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *